Tampilkan postingan dengan label Website Tutorial. Tampilkan semua postingan
How To Fix Photobucket Hotlink Third Party Error
Halo sobat, jumpa lagi (^^)//
Sebelumnya aku mau ucapin "Selamat Hari Raya Natal" bagi umat yang merayakan, semoga damai kasih Natal senantiasa bersama kita sepanjang waktu ~
Hari ini kebetulan lagi pengen banget nge-blog. Rindu sumpah dengan blog ini (..> <..)
Kayaknya resolusi tahun 2018 nantinya, blog ini bakal masuk dalam daftar resolusi tahunan nih!
Nah, barusan tadi baru sempat approve komen-komen di blog ini dan ternyata, ternyata banyak banget link image di blog ini hilang. Bukan hilang sih sebenarnya, tapi lebih tepatnya diganti jadi image lain gitu berupa notifikasi yang apabila kita klik, kita (apabila pemilik image) akan disuruh membeli Plan 500 yang dihargai sebesar 399 USD per tahun atau (apabila pengunjung image) tetap tidak bisa mengakses image tersebut walaupun sudah dibawa ke website asli di mana image tersebut di-upload. Bisa juga dibilang, image kita itu dinonaktifkan gara-gara embed code ke tempat lain, misalnya ke Blogger ini.
Begitu tampilannya, sobat.
Screenshot tersebut diambil dari salah satu postingan di blog ini, klik di sini untuk melihatnya. Untuk membuktikan cara kita membetulkan hal tersebut, silahkan di cek dulu postingannya, jadi nantinya kita ada before dan after-nya, whether it's worked or not (^^)/ Nah, ada yang mengalami kejadian serupa?
Rasanya gimana gitu ya, selain membuat jelek blog, hal ini seakan membuat visitor blog ini jadi kesusahan buat mengakses image-image tersebut. FYI, aku menggunakan Photobucket sebagai media berbagi image di tahun-tahun sebelumnya. Rempong ya, sobat.
Tapi ada AddOn nih, sobat, yang bisa istilahnya "mengelabuhi" hal tersebut. AddOn ini juga gratis, sobat. Jadi daripada kita membeli Plan seharga jutaan, bukankah lebih baik menggunakan AddOn? Hehe, bukannya gimana sih, sobat. Cuma ya, kalau dipikir-pikir, iya kalau misalnya kita termasuk orang yang sering menggunakan Photobucket sebagai main image hosting website, kita sering banget meng-upload image sampai-sampai storage kita hampir limit. Tetapi kalau untuk kasus aku, baru digunakan 1% gitu, lalu harus membayar 399 USD hanya demi image yang sudah aku upload tampil di blog ini, rasanya terlalu berlebihan, lol.
Lanjut ke AddOn ~
Kebetulan browser yang sedang aku pakai dalam menulis blog ini adalah Mozilla Firefox. Tetapi bukan berarti yang memakai Chrome nggak bisa menggunakannya juga. Tenang, sobat, ada juga AddOn untuk browser Chrome :D
Yuk, cekidot AddOn-nya di bawah, tinggal klik saja ya, sobat (^^)/
- Mozilla Firefox click here
- Google Chrome click here
Nah, setelah sobat unduh dan aktifkan AddOn tersebut, tinggal reload saja blog-nya. Bisa dilihat di gambar di samping, image-image yang tadinya berupa notifikasi "third party" sudah kembali seperti semula lagi. Lihat perbedaannya kan, sobat?
Di sini aku sangat berterima kasih sama yang membuat AddOn ini. Recommended banget!
Bagi sobat yang mengalami kejadian serupa, silahkan download AddOn itu dulu ya ~
Ok, sekian dulu post kali ini.
Sampai ketemu lagi, sobat semua ~
Solving Blogger DNS Server Not Found
Setalah sekian lama, hari ini aku sempatin diri mau nge-blog. Entah kenapa ada feeling tidak menyenangkan saat melihat blog kok terasa aneh. Statistiknya kosong selama beberapa minggu, visitor-nya kosong sama sekali, grafiknya tidak ada juga. Feeling langsung menjadi tidak enak. Terakhir komentar yang melaju ke blog ini adalah bulan Juni. Jadi setelah tanggal itu sepertinya bermasalah. Karena aku tidak sempat mengeceknya, aku anggap saja mulai dari minggu lalu kejadiannya berhubung statistik kosong jika dilihat per minggu. Setelah cek dan ricek, tau-taunya blog aku error dengan alasan DNS server error dan tidak ditemukan. Nah, kan bingung. Padahal selama ini blog ini baik-baik saja. Segala setting juga tidak pernah diutak-atik. Begitu pula dengan CPANEL domain tempat di mana domain blog ini dibeli.
Setelah pusing ribet sana-sini, searching Google, ping website, check website down atau tidak, cek IP address website dan sebagainya, yang berujung hasilnya nihil - website down not just for you, ip address tidak ditemukan, website tidak valid, domain belum terdaftar (shock nggak sih). Akhirnya aku hubungi deh CS. Karena di sana masih lebaran, line live chat tidak dibuka. Wah, mengenaskan kalau dipikir mesti tunggu sampai 4 hari lagi. Setelah debat sana-sini, pusing sana-sini, akhirnya aku ambil inisiatif sendiri.
Setelah pusing ribet sana-sini, searching Google, ping website, check website down atau tidak, cek IP address website dan sebagainya, yang berujung hasilnya nihil - website down not just for you, ip address tidak ditemukan, website tidak valid, domain belum terdaftar (shock nggak sih). Akhirnya aku hubungi deh CS. Karena di sana masih lebaran, line live chat tidak dibuka. Wah, mengenaskan kalau dipikir mesti tunggu sampai 4 hari lagi. Setelah debat sana-sini, pusing sana-sini, akhirnya aku ambil inisiatif sendiri.
Pertama, hapus domain di setting-an blogger.
Kedua, masuk ke CPANEL domain.
Yang kedua bikin aku sedikit gondok, dikarenakan ternyata pengaturan CPANEL domain-ku ternyata hilang. Pantesan aja (-.-)"
Kenapa hal ini bisa terjadi?
Aku sendiri juga bingung.
Aku sendiri juga bingung.
Anggap aja bug dari sananya (-.-)"
Setelah itu, aku masukkan lagi pengaturanyang tertera di blogger ke CPANEL domain.
Ya intinya, ngulang dari awal, seperti waktu pertama kali beli domain.
Masukkan 2 kode CNAME yang tertera ke CPANEL domain.
Setelah itu masukkan 4 IP address dari Google ke CPANEL domain (type A), yaitu :
216.239.32.21
216.239.34.21
216.239.36.21
216.239.38.21
216.239.34.21
216.239.36.21
216.239.38.21
dengan memakai nama domain sobat sebagai nama hostnya (tanpa www).
Setelah itu, tekan save.
Langsung akan tersimpan dan tidak perlu menunggu untuk masalah propagasi lagi.
Masalah selesai.
Gitu aja kok ribet ya sobat.
Buat lain kali, kalau ada urusan begini, tinggal merujuk ke postingan ini.
Keep calm and happy blogging ;)
How To Make and Use Subdomain in Blogger Without Buy A Hosting
Hai sobat blogger semuanya ~
Kali ini aku mau kasih sebuah trik bermain di seputar domain name. Tau kan domain name? (^-^)/
Domain name adalah nama sebuah alamat website TLD yang kita gunakan untuk 'mempercantik' blog dan melambangkan rumah atau identitas situs kita di dunia maya. Dengan menggunakan domain name, blog kita akan berkesan lebih berkelas. Contohnya blog aku ini, yang pakai hosting free Blogger dengan custom domain www.angels-palace.net
Tentunya beda dong kesannya jika dibandingkan dengan cuma menggandeng .blogspot.com di belakangnya :)
Nah, jika sobat memakai domain TLD, entah itu .com / .net / .org / .info / .web.id / .jp dan sejenisnya (asalkan domain berbayar), sebenarnya kita tidak perlu membeli hosting jika kita cuma menginginkan sebuah subdomain. Apa itu subdomain?
Subdomain adalah cabang dari domain itu sendiri. Misalnya saja, aku ingin memakai subdomain untuk membangun sebuah blog motivasi atau kata-kata bijak dengan memanfaatkan domain aku yang beralamat di angels-palace.net, contohnya aku pilih nama wisdom.angels-palace.net
Wisdom adalah nama subdomain dan angels-palace.net adalah nama domain. Jadi, wisdom ini merupakan cabang atau bagian dari angels-palace.net :)
Nah, udah mengerti kan? Sekarang saatnya kita setting domain kita. Mulai saja ya!
Langkah 1
Login ke dalam control panel domain kamu.
Control panel domain bisa berbeda-beda tergantung di mana sobat membeli domain name tersebut.
Langkah 2
Pilih domain name yang ingin kamu buat subdomain-nya dan klik pada "Manage DNS".
Klik tab "A Records" dan pilih "Tambah A Record"
Klik tab "A Records" dan pilih "Tambah A Record"
Langkah 3
Masukkan nama subdomain yang akan kamu gunakan beserta angka-angka berikut ke dalam kolom isian "A Records".
Pada Host name, isikan nama subdomain, misalnya aku memakai "wisdom" seperti yang telah aku katakan di atas.
Pada Alamat Tujuan (IP4) isikan alamat ip berikut :
216.239.32.21
216.239.34.21
216.239.36.21
216.239.38.21
Keempat baris ip address tersebut diisikan satu per satu. Jadi total "A Records" yang dimasukkan ada 4 buah nantinya. Subdomain-nya tetap sama, jangan diubah.
Dan pada TTL (Time To Live) isikan saja 14400 secara berkala pada setiap kamu memasukkan "A Records".
Sesudah kamu masukkan semua, maka akan tampak seperti berikut :
Langkah 4
Sekarang buka setting blog kamu di Blogspot.
Klik "Dasar" dan klik "Tambahkan Domain Khusus" yang terdapat pada bagian penerbitan.
Masukkan subdomain kamu. Perhatikan cara penulisan yang benar. Jika salah maka akan fatal terhadap website utama kamu (>.<)
Penulisan subdomain yang benar adalah dengan memasukkan www.namasubdomainkamu.namadomainkamu.tlddomain.
Misalnya www.wisdom.angels-palace.net
Kalau muncul blogger error 12 seperti gambar di bawah, artinya kita harus menambahkan kode-kode tersebut ke kotak "CNAME Records" di control panel domain.
Langkah 5
Kembali buka control panel domain, kamu diwajibkan memasukkan kode-kode yang diberikan oleh blog kamu ke dalam "CNAME Records". Tiap blog mempunyai kode yang berbeda.
Kemudian klik "Tambahkan CNAME Records".
Point pertama
Pada Host Name, isikan www.namasubdomainkamu
Pada Value, isikan ghs.google.com
Pada TTL, isikan 14400
Point kedua
Pada Host Name, isikan kodeblogkamu.namasubdomainkamu
Pada Value, isikan kodegooglehostedyangkamuterimadariblog
Pada TTL, isikan 14400
Usahakan seperti ini nantinya (nama subdomain kamu tidak perlu sama dengan punyaku).
Langkah 6
Kembali buka Dashboard Blogger kamu.
Wajib di-refresh agar tampilan kembali seperti semula.
Masukkan lagi www.namasubdomainkamu.namadomainkamu.tlddomain seperti pada langkah 4.
Jika berhasil, maka akan langsung tersimpan dan kamu bisa mengaksesnya.
(di aku langsung bisa diakses)
Jika belum bisa diakses, mungkin terdapat jangka waktu untuk propagasi.
Apabila masih tidak berhasil, silahkan cek "Izin" pembaca blog.
Kamu diwajibkan untuk memilih "umum" supaya bisa berhasil :)
Langkah 7
Jangan lupa mencentang "redirect" pada langkah 6 di atas.
Di sini kamu bisa melihat perbedaan memakai www.namasubdomain dan yang hanya namasubdomain tanpa embel-embel www di depannya.
Aku akan jelaskan mengapa.
- Jika kamu menggunakan namasubdomain saja maka fungsi redirect hanya akan memberikan opsi mengalihkan nama domain utama kamu.
- Jika kamu menggunakan www.namasubdomain, maka fungsi redirect akan normal, dalam artian mengalihkan domain blogspot.com kamu ke nama subdomain kamu.
Dan promo sedikit blog baru hasil kerjaan dari posting ini. Silahkan bagi yang mau melihat atau sekedar mengecek kebenaran subdomain ini, klik di SINI untuk ke blog sebelah :D
Semoga berhasil ya sobat!
Ini sebenarnya merupakan alternatif yang sangat lumayan murah untuk menciptakan cabang blog.
Misalnya saja sobat ingin berjualan online dan ingin membangun toko online, tapi "kepepet" dalam urusan biaya hosting.
Untuk tahap awal, membangun toko online milik sendiri yang murah ini bisa dijadikan alternatif :)
Sobat tinggal mencari template yang bagus dan sesuai aja.
Ok!
Langganan:
Postingan (Atom)








